Ary Ginanjar Agustian, Tujuan Pendidikan Karakter lalu Peningkatan Stimulan Diri

Ary Ginanjar Agustian Bapak Pendidikan Karakter 26

Ary Ginanjar Agustian lahir di Bandung ialah seorang motivator Indonesia, yang juga seorang tokoh pembangunan karakter, serta penggiat transformasi budaya perusahaan. Ia pun presiden direktur dari PT Arga Bangun Bangsa beserta pendiri ESQ Leadership Center, pusat pengurus program pelatihan ESQ.

Ia telah berkecimpung di lingkungan bisnis semasa lebih dari twenty five tahun. Melalui pengalaman nyata dalam dunia bisnis, buku-buku yang dipelajari, serta perenungannya, ia menyusun sebuah buku yang amat fenomenal “ESQ: Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi and also Spiritual”. Dalam dalam buku tersebut ia menyampaikan gagasan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) saja gak cukup. Tuk menjadi seseorang yang sukses diperlukan jua kecerdasan emosional (EQ), dalam akan menyodorkan keterampilan dalam bersosialiasi dan berhubungan oleh orang lain, serta kecerdikan spiritual (SQ) yang maka akan memberikan respom atas eksistensi diri.

Untuk menggabungkan ketiga kecerdasan ini, dirancanglah salahsatu konsep yang disebutnya The particular ESQWay165, yaitu sebuah konsep pembangunan watak yang komprehensif dan integratif berdasarkan one nilai universal, 6 prinsip pembanguan psychological, dan a few langkah gerakan.

Tahun 3 years ago, ia menghasilkan gelar Physician Honoris Causa dalam bidang pendidikan karakter oleh Universitas Indonesia Yogyakarta selaku penghargaan atas konsep The ESQWay165 selaku metode pembangunan karakter[3].

Selain dalam dunia marketing, ia pun memiliki pengalaman di negara pendidikan, ialah sebagai pengajar tetap di Politeknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali selama lima setahun.

Menurut Ary Ginanjar Agustian Pendidikan prinsip kini jadi salah satu wacana istimewa dalam kebijakan nasional dalam bidang prinsip Pendidikan. Segala kegiatan belajar serta mengajar yang ada dalam pelosok indonesia diharuskan merujuk di pelaksanaan pendidikan Karakter. Terkait juga termuat di dalam Naskah Rencana Aksi Nasional Pendidikan Prinsip yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan di tahun the year of 2010. Dalam naskah tersebut dinyatakan yakni pendidikan karakter jadi unsur utama dalam pencapaian visi lalu misi pembangunan Nasional yang termasuk pada RPJP 2005-2025.

Bukan sebatas itu dalam UU RI No something like 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan Nasional yang diharuskan digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan pada Indonesia.

Pasal 3 UU SIKDIKNAS menyebutkan: Pendidikan Nasional berfungsi menciptakan dan memberikan watak beserta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi, peserta didik agar menjadi manusia dalam beriman dalam bertakwa kepada Tuhan Dalam Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara dalam demokratis serta bertanggung jawab.