Kaos bertuliskan ” aku anak Arman depari ” laris terjual di Medan

JASA SABLON KAOS – Setelah beredar video heboh murid cantik SMA tersebar luas di dunia maya Sebab ugal-ugalan di jalan medan, meme bertuliskan ” aku anak arman depari” terjual dalam bentuk kaos.

Ka jam 04.00 iyaos itu akan dijual di dalam berbagai perangkat dan berada di beragam media sosial baik WhatsApp ataupun BBM.

Mereka menulis meme yang lebih mengerikan lagi jika kaos itu telah terbukti Sakti bebas razia polisi. Karena telah diuji coba di Medan dan terbukti manjur.

Kaos Itu tersedia dalam berbagai ukuran diantaranya M, S, L, XL, XXL maupun XXXL. Bahkan juga terdapat berbagai pilihan warna, baik putih, hitam dan abu-abu.

Achdi sebagai penjual mengatakan kalau pembuatan ide kaos itu merupakan inisiatif yang datang begitu saja.

“Idenya datang begitu saja, saya mengikuti pemberitaan yang sedang trending saat ini,” kata Achdi.

Menurutnya kaos itu saat ini tersedia jika ada pemesanan saja.

Beberapa rekan-rekannya saat ini yang sudah membeli mengatakan karena meme yang ditulis dalam kaos itu cukup keren.

sebelumnya sejumlah murid SMA di kota medan yang menggelar konvoi setelah ujian nasional (UN) di tangkap polisi.

Mobil Honda Brio yang berisikan sekitar tujuh siswi itu diberhentikan di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia karena kap belakangnya sengaja dibuka.

Namun, saat mobil diberhentikan dan penumpang diminta turun, seorang siswi berseragam abu-abu yang berambut panjang marah-marah kepada Ipda Perida Panjaitan yang hendak menilang.

“Oke Bu, aku enggak main-main ya, kalau sampai fotoku masuk koran, aku tandai Ibu. Aku anak Arman Depari,” katanya sambil menunjuk-nunjuk polwan tersebut.

Ipda Perida merespons dengan tenang. Begitu juga saat awak media kembali mengonfirmasi apakah Arman Depari yang dimaksudnya adalah Irjen Arman Depari yang kini menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan BNN, siswi ini terdiam sambil menutupi wajahnya dengan rambut.

Seusai itu, ipda perida juga menasehati murid itu dan membiarkan mereka pergi.

Aksi mengancam yang dilakukan murid bernama sonya ekarina depari terekam video yang lalu diunggah oleh salah satu pemilik akun instagram. (Baca juga : jasa sablon kaos satuan di bekasi)