Ketahui Gejala Cacingan Pada Anak Sejak Dini, Nomor 5 Jarang Disadari

Cacingan merupakan masalah paling klise pada anak selain demam, namun cacingan berpotensi lebih membahayakan dibanding demam. Cacingan dapat terjadi pada siapa saja, tidak hanya anak-anak, orang dewasa, bahkan binatang peliharaan sekalipun dapat terjangkit makhluk yang merugikan ini.

Beberapa waktu yang lalu Lifebuoy telah membahas bagaimana cacingan sampai dapat masuk ke dalam tubuh anak anda, yaitu melalui kotoran yang ada melalui kuku dan tangan, masuk melaui kulit kaki, dan melalui makanan yang sudah terkontaminasi oleh telur cacing yang masuk ke dalam pencernaan. Karena seriusnya masalah cacingan pada anak ini, sebaiknya kita sebagai orang tua mengetahuinya sejak dini.

Berikut Gejala Cacingan Pada Anak Yang Bisa Di Ketahui

gejala cacingan pada anak yang biasa terjadi

  • Tidak Nafsu Makan dan Sering Mual

Anak-anak memang selalu bermasalah dengan nafsu makan. Sebagai orang tua, anda tentu tau apa makanan kesukaannya yang langsung dilahapnya. Namun jika masakan kesukaannya telah tersedia dan berbagai macam cara telah anda coba tapi anak tetap tidak nafsu makan, coba ingat-ingat apakah anak sering mengeluh mual. Jika iya, bisa jadi cacingan pada anak anda sudah terjadi karena cacing di dalam tubuh dapat berjalan kemana saja melalui aliran darah. Jika cacing mengganggu pencernaannya, tak heran anak menjadi mual terutama setiap setelah makan dan pada akhirnya tidak berselera lagi untuk makan.

  • Susah Bertambah Berat Badan Hingga Kurus

Jika pun anak anda nafsu makan, apakah anda bingung mengapa dia tetap kurus juga? Padahal kalori yang masuk dan kalori yang dikeluarkan seimbang, namun pertumbuhannya terhambat. Bisa jadi hal ini karena nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak anda, yang seharusnya digunakan untuk bekal metabolismenya sudah diserap terlebih dahulu oleh cacing yang hinggap di ususnya. Itulah mengapa makanan bergizi yang banyak pun tidak mampu menolong anak anda untuh mengembangkan tubuh dan kecerdasannya.

  • Gatal-Gatal yang Sudah Tidak Wajar

Setiap orang tentu merasakan gatal. Gatal-gatal pada anak lebih sering mengingat mereka sering main di luar rumah dan terkena debu, dedaunan, dan lain-lain. Namun jika rasa gatal yang dialami anak anda sangat luar biasa di area anus dan mata, anda perlu memeriksakan kondisi ini ke dokter. Cacing terutama cacing betina, sekali masuk ke dalam tubuh akan berkembang biak di sekitar anus dan mata manusia, sehingga ketika telur-telurnya akan menetas, tak heran akan muncul rasa gatal yang sudah tidak wajar lagi.

  • Wajah Pucat dan Tak Bertenaga

Cacing ada jenisnya yang menempel di dinding usus halus dan mengisap darah, misalnya cacing tambang. Dihisapnya darah terus menerus oleh cacing membuat anak anda lama kelamaan akan kekurangan darah alias anemia, sehingga wajahnya pun pucat dan tak bertenaga, lemah, letih, lesu, dan lunglai untuk melakukan aktivitasnya.

  • Batuk dan Terganggunya Saluran Pernapasan

Batuk memang penyakit yang paling sering dijumpai dan biasanya dianggap ringan oleh sebagian besar orang tua. Yang perlu anda ketahui, cacing juga dapat bergerak dan masuk ke paru-paru anak, oleh karena itu jika anak anda batuk terus-menerus atau sering merasa sesak nafas, seperti ngilu di bagian dada, diikuti gejala lainnya sudah sepatutnya anda waspada akan cacingan pada anak anda.

Seperti pepatah, memang mencegah lebih baik daripada mengobati. Langkah utama dalam mencegah cacingan pada anak adalah dengan menjaga kebersihan barang-barang dan lingkungan, serta selalu mengingatkan anak untuk mencuci tangan dan mandi yang bersih menggunakan sabun Lifebuoy.