Menghitung pajak penghasilan (PPH) untuk karyawan

Sudahkan membayar pajak bulan ini? Kewajiban warga negara yang sudah berpenghasilan adalah membayar pajak, jumlah pajak masing-masing orang berbeda tergantung dari penghasilan dan tanggungannya. Sering kali orang tidak membayar pajak, bukan karena tidak mau membayar tetapi tidak tahu berapa besarnya pajak yang harus dibayarkan, takut-takut pajak yang dibayar dalam jumlah besar yang justru merugikan. Tenang! karena ada Perhitungan pajak penghasilan membantu para wajib pajak untuk mengetahui besarnya pajak penghasilan yang harus mereka tanggung.

Peraturan PTPK (Penghasilan tidak kena pajak) 2016 terbaru

Perihal pajak penghasilan di tahun 2016 mengalami perubahan khususnya pada peraturan PTPK. PTPK mengalami kenaikan yang mulanya 36 juta per tahun kini menjadi 54 juta per tahun, kenaikan ini mengacu pada pajak Indonesia PTPK yang naik 50%. Adanya kenaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para wajib pajak untuk membayar pajak sesuai dengan penghasilannya, meskipun dampaknya pajak negara akan mengalami penurunan.

Menghitung pajak penghasilan untuk karyawan
Menghitung pajak penghasilan untuk karyawan

Tarif pajak penghasilan dihitung berdasarkan UU No.36 tahun 2008 pasal 17 ayat 1. Perhitungan PPh dengan tarif progresif. berikut rinciannya: penghasilan kurang dari atau sama dengan 50 juta dikenakan wajib pajak 5%, penghasilan 50 juta sampai 250 juta kena wajib pajak 15%, penghasilan 250 juta sampai 500 juta kena wajib pajak 25%, dan penghasilan lebih dari 500 juta dikenakan wajib pajak 30%. Penghitungan pajak penghasilan bisa dengan aplikasi perhitugan pajak.

Langkah-langkah penghitungan pajak penghasilan dengan sistem terbaru

  1. Menghitung besarnya penghasilan kotor dalam satu tahun penuh. Gaji kotor ini termasuk juga gaji tambahan, tunjangan-tunjangan, iuran-iuran lain dan gaji pokok.
  2. Menghitung PTPK, ditambah tanggungan keluarga yang ditanggung penuh.
  3. Jika langkah 1 dan 2 sudah dipenuhi, kurangi penghasilan kotor dengan besarnya PTPK dan didapatkanlah netto atau penghasilan bersih.
  4. Besarnya pajak penghasilan yang harus dikeluarkan dihitung dengan mengalikan penghasilan bersih dengan tarif pajak penghasilan yang sesuai dengan gaji bersih.

Mudah bukan menghitung pajak sendiri, biasanya untuk karyawan sudah tidak perlu menghitung pajak penghasilan sendiri karena pihak perusahaan sudah menghitung besarnya pajak dengan aplikasi PPh 21 atau dengan software hr. Perhitungan PPh 21 ini adalah pajak penghasilan perorangan yang harus dibayar paling lambat tanggal 20 September. Karyawan menurut payroll system memiliki hak-hak untuk pelaporan pajak mereka setiap bulan atau tahunan. Sistem payroll di Indonesia diatur untuk menjamin hak-hak karyawan dan perusahaan tempat bekerja harus memahami itu seperti: hak-hak dasar (jam kerja, besarnya upah yang sesuai dengan UMR, jaminan perlindungan sosial, hak cuti, tunjangan dan upah lembur), insentif atau upah dari perusahaan sebagai wujud dari penghargaan atas kinerjanya, dan masalah pelaporan pajak.